UJI SERTIFIKASI TEKNIK PENGELASAN

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang sangat pesat serta kebutuhan tenaga kerja terampil menuntut setiap orang memiliki keterampilan yang mumpuni sesuai dengan perkembangan IPTEK tersebut. Pengelasan merupakan salah satu bidang pekerjaan yang menuntut pekerjanya untuk terampil dan menguasai bidang tersebut mengikuti perkembangan IPTEK. Oleh sebab itu, setiap juru las yang akan terjun ke dunia industri harus memiliki sertifikat yang berstandar nasional dan internasional.

Dalam rangka pencetakan 1000 welder bersertifikat Internasional (ISO 9606), Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan SMK bekerjasama dengan Inlastek Welding Institute Surakarta mengadakan Uji Sertifikasi Teknik Pengelasan. Di SMK Negeri 2 kegiatan tersebut diadakan mulai hari ini (27 September 2018) sampai dengan 29 September 2018 dan akan diuji langsung oleh Bapak Markus Nanda Andika, asesor dari Inlastek Welding Institute Surakarta.

 


Pembukaan kegiatan Uji Sertifikasi Teknik Pengelasan
 

Foto bersama peserta, instruktur dan asesor setelah acara pembukaan

 

Sehari sebelumnya, di workshop Teknik Pengelasan telah diadakan pelatihan untuk menghadapi uji sertifikasi ini. Pelatihan tersebut dipandu oleh Bapak Martinus Layen, ST., sebagai instruktur Teknik Pengelasan. Dengan diadakannya pelatihan ini diharapkan setiap peserta uji sertifikasi dapat memperoleh hasil yang maksimal.

 

Kegiatan uji sertifikasi ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan siswa dan alumni Teknik Pengelasan SMK Negeri Tarakan. Kompetensi yang akan diujikan antara lain, pengelasan dengan posisi 1G, 2G, dan 3G.
 
Kegiatan Uji Sertifikasi Teknik Pengelasan

 

 
Peserta melakukan proses pengelasan sesuai kompetensi yang diuji
 
Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan setiap peserta dapat memiliki Sertifikat Teknik Pengelasan dan keterampilannya diakui dalam dunia industri.